Halo teman-teman! Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas mengenai Momentum dan Impuls. Tahukah kamu, di jalan raya, kita sering melihat berbagai kendaraan melaju dengan kecepatan yang berbeda-beda. Dari sekian banyak kendaraan yang bergerak, menurut kalian, kendaraan mana yang paling sulit untuk dihentikan? Yah, tentu saja kendaraan dengan kecepatan paling tinggi! Tapi, kenapa bisa begitu, yah?
Nah, fenomena di jalan raya tadi dapat dijelaskan menggunakan konsep fisika, khususnya momentum. Bagaimana? Menarik bukan? Oleh sebab itu, kita akan membahas tentang :
Yuk, langsung saja simak pembahasan momentum dan impuls di bawah ini!
Momentum adalah ukuran kesulitan dalam menghentikan suatu beda yang sedang bergerak. Semakin sulit suatu benda dihentikan, semakin besar momentumnya
Besarnya momentum bergantung pada masa dan kecepatan benda, yang dirumuskan sebagai berikut:
Salah satu besaran fisika yang erat kaitannya dengan momentum adalah impuls. Impuls dapat diartikan sebagai ukuran seberapa besar gaya luar mengubah momentum suatu benda. gaya tersebut bekerja dalam selang waktu tertentu.
Secara matematis, impuls dapat dirumuskan dengan persamaan:
Apa sih hubungan momentum dan impuls?
Hubungan keduanya dijelaskan dalam teorema impuls-momentum yang menyatakan bahwa impuls yang bekerja pada benda akan sama dengan perubahan momentum dari benda tersebut.
Ingatkah teman-teman dengan Hukum II Newton berikut ini ?
" Gaya (F) yang diberikan pada suatu benda akan sama besarnya dengan perubahan momentum (Δp) per satuan waktu (Δt) ".
Nah, dari Hukum II Newton ini teman-teman bisa melihat hubungan keduanya dari persamaan matematika berikut:
Dimana,
Sehingga,
Jadi itu dia hubungan antara momentum dan impuls. Di mana, impuls sama dengan perubahan momentum yang dialami suatu benda.
Sehingga dapat disimpulkan persamaan yang tepat untuk menggambarkan hubungan momentum dan impuls yaitu I = Δp